@GUSW’s Personal Sites

menebar SENYUM merajut UKHUWAH

Archive for the ‘Info Software’ Category

Spesial buat yang suka bekaraoke dengan lirik plugins, ada sebuah plugins menarik yang mampu dijalankan pada software pemutar mutimedia favorit kita. Winamp2, Winamp5, WindowsMedia Player 9, serta menurut pembuatnya bisa juga untuk Foobar2000, RealOne Player, QCD Player, iTunes, MusicMatchJukebox, dan anda dipersilahkan mengirimkan request jika program pemutar lagu favorit anda belum didukungnya.

Default dari skin MiniLyrics ini menyerupai skin winamp, tetapi tersedia beberapa skin pilihan. Bisa selalu always on Top. Dan yang tak kalah cakepnya bisa dibuat transparan. Berbeda dengan Lyrics Eui yang transparat tetapi tidak bisa always on Top, MiniLyrics mampu melakukan hal tersebut, transparat dan always on Top. Kalau saya perhatikan MiniLyrics ini konsepnya menyerupai LyricsShow For Winamp di almarhumah http://karaoker.com yang telah gulung tikar, dan dipadu dengan winamp lyrics http://www.volny.cz/jkyri/lyrics/ yang sekarang telah menjadi komersial program.

Tampilan MiniLyrics dengan skin ModernWinamp

Mengijinkan time tag dalam [00:00] ataupun [00:00.00] dan mampu membaca extention lrc serta lyr2 lyrics into mp3 file). Sangat tidak disarankan menggunakan extention txt, karena hanya terbaca sebagai text biasa.

AVS for winamp (Anvanced Visualitation Studio (vis_avs) ) pun telah di dukungnya dengan adanya sebuah efek lirik yang pada zaman dahulu hanya mampu ditemukan pada LyricsShow For Winamp. Sekedar diketahui kalau tampilan AVS ini layaknya tampilan karaoke dalam VCD yang dapat di fullscreen.

Tampilan MiniLyrics dalam AVS

Tersedia pula program helpnya jika anda belum terbiasa mengisntall plugins winamp.

Software ini dilengkapi dengan pembuatan time tagnya dan di bundle dalam file exe yang berukuran cukup besar 3.8 Mb. Penggelembungan file dikarenakan adanya daftar lagu offline di dalam file guna kemudahan searchnya ke server.

Kunjungi Home Page Resminya atau kalau ingin cepat, downlaod dari http://www.viewlyrics.com/Minilyrics.exe karena software ini disediakan gratis.

  • 2 Comments
  • Filed under: Info Software
  • Saya tak begitu faham dengan pengmbang Mozilla yang saya rasakan begitu lambat di pentium 200-saya. Yang saya ketahui berawal dari Nestcafe, lantas menluncurkan Mozilla dengan versi open-nya. Karena pembuatnya merasa tak puas akhirnya menelorkan Galleon, yang langsung di bendel dalam Gnome. Eh. sekarang sudah menelorkan lagi FireFox sebagai anak Mozilla.

    Dalam versi 1 Preview Release yang telah di download lebih dari 1 juta download ini, tak banyak keistimewaan yang saya temukan selain New Tab dan Kotak Search default Google, yang fitur ini sebelumnya adalah unggulan dari Browser Opera. Ada lagi tambahan fitur blok pop up serpeti yang saya temukan di avant broser (sebuah browser yang nempel ie). Tampilannyapun “mbacem” (baca mencontoh) IE, cuma yang paling mengasikkan tampilannya yang sederhana dengan fitur yang sedikit seakan menunjukkan bahwa Firefox adalah benar - benar browser murni.

    Tampilan dari Mozilla Firefox digunakan untuk mengakses offile http://liriknasyid.com

    Fasilitas mail dan chat yang sebelumnya pernah ada di Mozilla tidak saya temukan dalam preview release ini. Pun demikian dengan Editing Web yang cukup payah dari Mozilla sebelumnya juga sudah tidak di includekan. Kecepatan loading awalnyapun lebih baik dibanding dengan Mozilla yang sebelumnya kususnya di komputer P 200 saya … :), tetapi jika dibandingkan dengan IE, ya.. kalah jauh, karena modul - modul IE memang telah di load sejak kita menyalakan windows. Jika dibandingkan dengan Opera saya rasakan masih bagusan Opera. Tetapi saya coba di P4 ram 256 tidak ada bedanya, hanya berbeda sepersekian detik.

    Tetapi tidak ada salahnya bukan mencoba web yagn berlokasi di http://www.mozilla.org/products/firefox/. Ya kita tunggu saja, mampukan Mozilla Firefox meruntuhkan raksasa IE di dunia browser yang kabarnya telah merajai dengan 95% pengguna ?

  • 0 Comments
  • Filed under: Info Software
  • Sudah lama memang saya mencari - cari aplikasi yang bisa menampilkan XP style pada Windows 98 saya, dengan taskbar dan Titlebar yang “mblenduk - bmlenduk” (bahasa jawa :red, di baca “cembung“), atau Gnome dengan kaki berjari empatnya dan atau KDE dengan tanda K pada tombol startnya. Namun googling lama sekali dengan berbagai kata kunci (keyword) tidak kunjung ketemu. Pernah saya coba nextstep untuk Linux Style, namun hasilnya tidak seperti yang saya harapkan. Pernah juga mencoba dengan chroma sebuah aplikasi dari thematic.com, tetapi hasilnya kurang begitu saya sukai.

    Syukurlah setelah satu tahun lebih ubek - ubek google, akhirnya ketemu juga. http://stardock.com ternyata telah mengembangkan aplikasi seperti yang saya harapkan tesebut. Sayangnya aplikasi - aplikasinya dibundel terpisah.

    Untuk merubah taskbar-nya anda harus mengdownload Object Bar, untuk title bar dan style-nya, WindowsBlind adalah aplikasinya, sedangkan untuk merubah simbol iconnya, IconPackager disediakan sebagai pengganti icon default windows.

    Tampilan ObjectBAr style Gnome dan WindowsBlind style Redhat

    Cuman sayangnya aplikasi ini bersifat shareware dan dijual secara terpisah, namun diberi harga lebih murah jika anda membeli beberapa aplikasi sekaligus.

    Dalam versi sharewarenya ini akan muncul popup saat anda menjalankan aplikasi ini. Pop-up akan hilang jika anda mendownload versi enhanced yang lokasinya akan ditunjukkan jika anda telah membayar sejumlah harga yang ditetapkan.

  • 1 Comment
  • Filed under: Info Software
  • Sebuah produk baru versi beta dari Google telah diluncurkan. Google Desktop Search namanya. Tak ada yang aneh dari aplikasi yang menurut saya istimewa ini. Kalau anda adalah seorang peselancar Internet dan terbiasa menggunakan Google Search, tentunya ada juga bisa menggunakan Google Desktop Search, karena proses searchnya dilakukan via Browser.

    Di bundel dalam paket *.exe berukuran 447 kb, cukup cepat kalau hanya untuk di download dengan internet yang menggunakan dial up.

    Tampilan dari Google Desktop Search

    Tetapi karena alasan privacy, maka Google Desktop hanya dapat diinstall pada PC berbasis Windows 2000 atau XP dengan tambahan Service Pack Windos-nya.

    Proses intalasinya cukup mudah yaitu dengan mendouble klik paket *.exe-nya, tinggal mengkuti step - step yang ada dalam proses instalasi tersebut, dan secara otomatis Google Desktop search akan mengindex aplikasi didalam hardisk, yaitu ditandai dengan munculnya icon pada tryicon.

    Tunggu beberapa saat sampai proses indexing selesai, sebagai catatan, sedapat mungkin keluarkan juga cd dari dalam cd-room karena ia akan diindex juga.

    Jika anda tertarik dengan aplikasi ini kunjungi http://desktop.google.com untuk mendonload aplikasi tersebut.

    Namun ada kalanya anda harus berhati - hati jika memiliki text, file word, mail yang barangkali rahasia, sedangkan windows ada tidak di setting multi user, karena ia akan terindexs dan sangat berbahaya jika sampai terbaca orang lain. Namun jika sudah terlanjur terindeks anda tidak usah kawatir karena ada fasilitas remove items-nya

    Selamat mencoba.

  • 1 Comment
  • Filed under: Info Software
  • Crimson Editor

    Dilihat dari namanya sudah dapat ditebak bahwa software ini adalah sebuah text editor. Tetapi apa yang mebuat saya sedimikian “gandrung” dengan editor ini, ikuti saja ulasan saya berikut.

    Jika anda adalah seorang programer rasanya anda akan mengenal software yang sangat ringan dan handal dalam OS Widnows, EditPlus 2 namanya. Sayangnya editor ini trial 30 hari, walaupun setelah 30 hari tetap bisa digunakan namun secara etika kita telah melakukan pembajakan, karena 30 hari itu adalah masa evaluasi. Kalau anda tertarik maka wajib menrogoh biaya sejumlah $30 per user atau sekitar Rp 270.000,- tiap pengguna. Namun bila anda tak ingin membayar dan terganggu dengan pop up yang ada, maka di internet sudah tersedia banyak crack serial numbernya. Tetapi apakah itu yang akan kita lakukkan padahal disisi lain ada software yang free dengan kemampuan tidak kalah dengan editplus.

    Adalah Crimson Editor software yang saya maksud tersebut. Menurut pembuatnya Crimson Editor merupakan pengedit source profesional di lingkungan windows. Masih menurut pembuanya software ini tidak saja cepat proses loadingnya tetapi juga kecil ukurannya karena bisa tercopy dalam floppy disk (1.133 kb). crimson Editor jika saya amati memiliki interface yang mirip dengan edit plus 2 (bahkan kalau boleh saya bilang crimson editor ini mencontoh habis Edit Plus 2 atau barangkali Edit Plus yang mencontoh habis Crimson Editor), serta kemampuannya tak berbeda jauh. Berbagai macam type sintak di masukkan dalm editor ini diantaranya Matlab, ASP, PHP, Basic, C/C++, HTML, Latex, Fortran, Java, Perl, Phyton dan lain sebagianya, bahkan anda bisa menambahkan sendiri jika anda mau.

    Letak Menubar, Directory Windows ataupun Toolbar Crimson dapat diletakkan sesuai keinginan. Asal tahu saja bahwa crimson ini memiliki toolbar sendiri, sehingga tidak memenuhi toolbar-nya Windows. Untuk HTML Preview dalam broserpun bisa anda lihat dengan menekan Alt+B. Dengan undo-redo tak terbatas, highlight baris yang aktif, semakin membuat free software ini menjadi alternatif editor yang cukup menarik.

    Fungsi lainya adalah calculator, dengan membuat sintax khusus tinggal menekan Ctrl+Enter, nilai perhitungan sudah anda dapatkan.

    Namun software ini masih memiliki beberapa kekurangan, diantaranya tidak tersedianya fasilitas blok drag atau memindah kata/kalimat dengan memblok lantas dengan sekali drag sudah berpindah tempat, atau dengan menekan ctrl+Drag sudah tercopy. Kedua, pada html editor tidak tersedian shortcut untuk fungsi - fungsi html seperti di editplus, sehingga 100% harus menulis sendiri.

    Nah, kalau yang freeware saja ada dan demikian hebatnya, kenapa kita mesti membajak editplus ? Kunjungi http://crimsoneditor.com untuk mendapatkan softwarenya.

  • 2 Comments
  • Filed under: Info Software
  • Dewasa ini semakin banyak program - program yang meminta dijalankan under CD. Sebagai contoh program - program game meminta anda menjalankan program utamanya dari CD. Untuk software selain game, The Holly Quran meminta anda untuk menjalankannya Via CD juga. Sangat disayangkan memang, karena lama - kelamaan CD anda akan rusak. Lebih - lebih semacam The Holly Quran barangkali menuntut anda untuk selalu mendengarkannya. Kalaupun kita mengkopi seluruh isi CD kedalam Hardisk adalah sia - sia belaka, karena software utama tidak akan mau membaca data dalam hardisk tersebut. Mau tidak mau program tersebut harus selalu berada di dalam Cd.

    Disinilah Virtual CD berperan. Virtual CD membentuk sebuah drive yang terbaca oleh Komputer sebagai CD-Room, padahal CD Roomnya sendiri tidak ada. Sehingga jika anda menginstall software Virtual CD, dalam Komputer anda akan bertambah satu lagi drive CD-Room. Hanya saja DiamondTool Virtual CD ini cuma mampu membaca file image CD.  File ini biasanya digunakan untuk di burning melalui CDRW. Maka untuk mengaktifkan Virtual CD anda harus menginstall sebuah software CD Burning guna membuat image CD.

    Langkah - langkah membuat Virtual CD adalah sebagai berikut.
    1. Downlaod software untuk memburning CD, sebagai contohnya adalah Clone CD di http://www.elby.org atau Nero Burning, program burning yang cukup terkenal, atau program apa saja yang bisa membuat image CD. Lantas install software tersebut.
    2. Buatlah image Cd, kalau belum bisa membuat image CD baca manual dari software tersebut, karena tiap - tiap software berbeda cara pembuatannya. Semacam Clone Cd maka dia hanya bisa membuat image dari kepingan CD, sedangkan Nero dia mampu membuat image dari file yang ada di dalam hardisk.
    3. Downlaod DiamondTools (freeware for individual non comersial) dari http://www.daemon-tools.cc, kemudian install dan runing program tersebut. Sebuah icon yang berada di try icon akan muncul. Klik icon tersebut dan mount CD image yang telah anda buat sebelumnya dengan mem-browse-nya. Maka Virtual CD tersebut sudah bisa anda gunakan.

    Semoga bermanfaat.

    Software yang harus di downlaod :
    1. Clone CD di http://www.elby.org (trial, > 2 Mb) atau atau bisa juga software burning lain yang mampu mebuat image CD. Jika ingin yang ukurannya kecil dan freeware cari saja dengan google. Ada tersedia banyak.
    2. Diamond Tools di http://www.daemon-tools.cc

  • 3 Comments
  • Filed under: Info Software
  • Multiple Desktop merupakan salah satu fasilitas yang ditawarakan GUI Linux. Yaitu terdapat banyak desktop dalam environmentnya, yang pernah saya ketahui KDE memiliki 16 desktop, ICE Wm 4 Desktop dan lain - lain. Bagaimana Dengan Windows ? Kalau dulu di Windows hanya terdapat sebuah Desktop, kini tidak lagi. Mungkin karena multiple desktop dirasakan lebih mempermudah pekerjaan, Power Toys sebuah utility freeware keluaran Microsoft telah menyediakan fasilitas 4 Desktop, sayangnya hanya bekerja pada Windows XP.

    Sedangkan untuk Windows 98 dan lainnya tak usah berkecil hati, http://www.hexagora.com telah menyediakan Freeware sendiri. Software ini lumayan kecil dibundle dalam sebuah file executable yang di zip dan berukuran 1.258 kb, tinggal ekstrak, double klik file exe-nya, ikuti petunjuk yang ada, restrat komuter, dan runing Enhanced Virtual Desktop. Maka dalam Windows 98 anda akan terdapat 9 Desktop.

    Icon 9 desktopnya berada pada tryicon, serta menu - menunya akan muncul dengan mengklik kanan icon tersebut. Klik kiri hanya berfungsi sebagai next dan previous desktop. Sehingga kini anda bisa bekerja dalam banyak desktop. Sebagai cotohnya Desktop 1 untuk berselancar internet. Desktop 2 untuk messenger, Desktop 3 untuk Game dan sebagainya. Tedapat juga auto runing-nya jika anda ingin mengaktifkan program secara otomatis.

    Walaupun Enhanced Virtual Desktop ini memiliki 9 Desktop, namun anda akan menjumpai sebuah Walpaper saja, dan dengan icon yang berada pada tryicon, mempersulit anda mengetehaui dalam desktop mana saja aplikasi program lainnya di runing. Proses pemindahan aplikasi program antar desktopun agak berbelit - belit. Sebagai contoh anda ingin memindahkan program winamp dari desktop 1 ke desktop 3 maka anda harus ke mengklik kanan di tryicon, dan mencari menu Move To untuk dihadapkan pada sebuah jendela move to terlebih dahulu.

    Kunjungi http://www.hexagora.com jika anda tertarik dengan software ini.

  • 0 Comments
  • Filed under: Info Software
  • Barangkali pernah menggunakan Atlantis Ocean Mind Word Processor ? Kalau pernah bisa dianggap anda telah menggunakan Atlantis Nova. Karena Atlantis Nova merupakan free version dari Atlantis Ocean Mind. Hanya saja beberapa fasilitas-nya dikurangi.

    Fasilitas paling menonjol yang dihilangkan adalah sound, sehingga tidak bisa mendengarkan suara - suara keluaran mesin ketik. Biasanya kalalu kangen banget sama mesin ketik aku menggunakan Atlantis Ocean Mind Shareware Version. Bagaimanapun juga mesin ketik itu berjasa besar terhadapku. Kalau tidak ada mesin ketik tentunya aku tidak bisa mengetik dengan sistem buta, walaupun disana sini kadang ada yang salah ketik.

    Bagi yang belum tahu. Sekedar deskripsinya adalah bentuknya mirip banget dengan Ms Word, hanya saja ukurannya cukup kecil hanya berkisar 703 kb itu sudah termasuk helpnya. Kalau hanya ingin menginstall file exe-nya bisa tambah kecil lagi cuma 460 kb. Masuk disket kan?

    Fitur - fitur yang disediakannyapun cukup lumayan lah untuk sebuah word processor mini. Dapat disisipi gambar, sedikit perhitungan, pewarnaan, style, speell chek dan lain - lain. Hanya saja word processor ini tidak support tabel serta hanya menangani sedikit ektensi. Jika membuka beberapa dokumen, window-nya berada di dalam Altantis Nova sendiri sehingga tidak memenuhi Taskbar.

    Bisa juga diguankan untuk membuka file Ms Word (*.doc), namun kebanyakan akan mengalami kerusakan, semisal equationnya, atau picture yang dibuat dengan word, serta hanya mampu menyimpan file dalam bentuk rtf, txt, dan dos text

    Tapi tidak ada salahnya mencoba software keren ini. Kunjungi “http://www.rssol.com/en/” sebagai homepage resminya.

    *) Ditulis dengan Atlantis Nova 1.0.0.66 tanggal 7/12/04 pukul 4:35 PM

  • 0 Comments
  • Filed under: Info Software
  • MS Windows telah menyediakan Windows Explorer untuk membaca pemetaan paritisi, file dan folder dalam Operating Sistemnya. Namun ada beberapa kelemahan di dalam Windows Explorer, salah satunya adalah terlalu repotnya untuk mengcopy file dari satu folder/drive ke folder/drive lainnya. Dengan tampilan dua jendela dan sebuah tampilan bercabang (tree view) akan memudahkan perkerjaan anda yang sering mengkopi file.

    Keuntungan lainya adalah bentuknya yang mirip Windows Explorer mempercepat anda beradaptasi dengan explorer ini. Yang paling menakjubkan 2xExplorer berjalan lebih ringan dibandingkan Windows Explorer. Mungkin untuk Pentium 4 dan sejenisnya tidak terlalu signifikan kecepatannya, namun untuk Pentium - pentium kelas bawah kadang sering saya jumpai terlalu lambatnya Windows Explorer untuk browsing file.
    Keuntungannya lagi yang bisa membuat anda tersenyum adalah software ini freeware atau tidak dipungut biaya. Instalasinyapun cukup mudah bahkan ada juga versi yang tidak usah diinstall.
    Klik kanan pun mengambil dari klik kanan Windows Explorer

    Kekurangan software ini yang saya rasakan adalah cuman icon yang kurang halus mengakibatkan kurang nyamannya bekerja dengan 2xExplorer.

    Kunjungi http://www.netez.com/2xExplorer untuk mendapatkan Software dengan kapasitas +/- 800 kb ini. Tergantung Versinya.

  • 0 Comments
  • Filed under: Info Software
  • OPEN OFFICE ORG 1.1

    Dari Spellcheck Bahasa Indonesia hingga Upgrade
    SPELLCHECK

    Di depan komputer sungguh pekerjaan paling menyenangkan, apalagi kalau ada hubungan sama ketik mengetik, XMMS memutar lagu favorit, headset terpasang di kepala, terasa dunia seperti milik sendiri. Untunglah saya mempunyai kecepatan mengetik yang lumayan, lumayan payah…. :). Sampai saat ini saya menggunakan sistem mengetik setengah buta, karena untuk mengetik angka - angka masih melirik keyboard. Di sana - sini banyak kesalahan kata tertulis, seperti penulisan kata “dalam” sering tertulis “dlam”, atau “dalm”, kata “menjadi” tertulis “menajadi” dan masih banyak lagi. Saya kurang tahu persis apakah sudah tersedia Spellcheck dalam Bahasa Indonesia untuk OpenOffice? untuk itulah saya mencoba mempermudah, minimal pekerjaan saya sendiri.

    Pada awalnya Spellcheck bahasa Indonesia ini saya gunakan untuk Spellcheck pada M$Word. Tetapi karena type database yang berbeda, konvert data dari Spellcheck Word ke dalam database Spellcheck OpenOffice adalah salah satu jalan yang harus ditempuh. Kurang lebih satu hari ngutak - ngatik bagaimana convert tercepatnya, tetapi sayang gagal dan terus gagal. Akhirnya berubah fikiran untuk mengentri satu persatu kata. Setelah ditemukan cara tercepat, pengentrian hanya membutuhkan waktu satu jam saja, Ya… karena saya mesti mengentri 20-an ribu kata.

    Berhubung setiap file hanya diijinkan berukuran 20 kb atau sekitar 2000 kata, guna mempermudah editing, file - file nya saya pecah berdasarkan abjad awalnya, dampaknya ada sekitar 30-an file. Terkadang ada suatu kata yang berabjad tertentu terdiri lebih dari 4000 kata. Lebih - lebih OpenOffice membedakan huruf besar dan kecil. kata “bermain” berbeda dengan “Bermain”, nah datanya menjadi dua kali lebih besar. Untuk kata UPPERCASE tidak saya masukkan, karena tulisan yang menggunakan UPPERCASE sangat jarang, dan dari menu option, chek untuk UPPERCASE dapat dihilangkan jika kurang nyaman bekerja dengan tampilan ber“cacing merah”.

    Spellcheck tidak sepenuhnya mencek tulisan sesuai yang kita inginkan. Ambil contoh sewaktu menulis kata “berkas” keliru “bekas”, maka secara otomatis Spellcheck tidak bisa membedakan, karena kata “bekas” terdapat juga dalam database.

    Saya tidak menjamin seberapa baku kata bahasa Indonesia-nya karena kalau menemukan “cacing merah”, kata tersebut saya masukkan saja. Kadang ada teman pinjem komputer yang memasukkan kata apa saja. Tapi untuk versi 1 ini dalam urusan mengecek lumayanlah dari pada mengecek manual. Versi 2 akan saya luncurkan jika ada sambutan hangat dari pemakai, yaitu dengan membuangi kata - kata yang tidak baku, serta menambahkan beberapa kata yang belum ada.

    UPGRADE SAJA KE OPEN OFFICE 1.1 UNTUK HASIL TERBAIK

    Untuk urusan mengetik, OpenOffice Writer 1.1 (OOWriter 1.1) sudah cukup mewakili kerja saya, yang penting mudah, murah dan handal. Boleh dibilang saya hampir “stress nganggur” gara - gara saat membuat equation suatu persamaan matematika yang mesti menggunakan simbol topi diatas huruf, eh malah topinya diatas banget sehingga jarak antara topi dengan hurufnya hampir satu spasi, nggak matching. Yach kalau persamaanya hanya satu dua tidak masalah, tetapi kalau 8, 9, 10, bukankah menambah masalah? Saat itu saya masih menggunakan OOWriter 1.0.2, Saya coba open Office di Linux dan di Window$ hasilnya tidak jauh berbeda. Sebelum saya menyalahkan softwarenya asumsi saya pasti komputernya yang tidak matching, eh… ternyata saya lihat OOWriter 1.1 di kampus equationya berjalan baik. Langsung ketemu jawabannya, pasti softwarenya.

    Setelah tanya sana tanya sini akhirnya ketemu juga OO.org 1.1 for linux plus for windows ditempatnya kakakku dan langsung saya install. Untuk Instalasi under Linux yang Multi User cukup mudah, masuk shell dan login sebagai root, lantas masuk ke directori source OpenOffice. Ketikkan “./install”, tunggu sampai pengkopian file selesai. Setelah itu login sebagai user ketikkan “soffice” dari menu run, ikuti proses instalasinya dan pilih instalasi sebagai Workstation. No problem. Kalau komputernya hanya single user masuk saja ke shell lantas ke direktori source Open Office. Ketikkan “./setup” ikuti proses instalasinya yang persis dengan proses instalasi di Window$ sampai selesai.

    Sementara itu dibawah OS Window$, saat instalasi berjalan ada pertanyaan apakah font opens___.ttf yang berukuran 100 kb di replace dengan opens___.ttf yang berukuran 46 kb? Tanpa merasa bersalah saya tekan tombol “OK” dengan semangat 45. Wah ternyata inilah yang membawa petaka, pasca instalasi dokumen lama saya buka, memang benar topi-nya sudah tepat berada diatas huruf, namun bentuk - bentuk equationya jelek banget. Berubah menjadi remang - remang dan tidak kelihatan. Simbol theta menjadi seperti angka nol yang remang - remang, wis pokonya mengecewakan. Untuk mengambil font tersebut terpaksa OO.org yang sebelumnya saya install lagi hanya untuk mengambil font opens___.ttf. Habis itu baru ingat, kalau ngambil font-nya OO.Org di Operating System Linux bisa juga bukan? Setelah font opens__.ttf tersebut saya replace, menghasilkan Equation yang sempurna.

    Fasilitas yang lebih baik ditawarkan dalam OpenOffice 1.1. Secara sepintas yang sempat saya lihat adalah konvert ke PDF meskipun tanpa fasilitas security. Preview yang sempurna dari pada sebelumnya, tampilan mirip M$, Mail Merger, dan letak equation editor yang cukup manis. Namun kesan lambat dalam loading awal masih setia menyertai OpenOffice, padahal Quickstarter sudah diaktifkan. Walau demikian saya tetap mengucapkan terimakasih untuk developer OpenOffice.org atas software terbaiknya.

    Buat yang ingin mendownload Spellcheck silahkan mampir ke rumah saya di http://agusw.cjb.net klik halaman download. Saya tunggu feedback atau tanggapan baliknya? Semoga bermanfaat.

  • 0 Comments
  • Filed under: Info Software
  • Pesan


    dues
    ass kang.... blognya bagus kaleee.... saya kagum...

    rezha
    Halooo pak... niki kulo rezha, murid smp muhamm...

    zha
    numpank lwt...ga sngaja nemu web in,eh isix bgs bg...

    yugo
    menebar senyum merajut ukhuwah diganti poo dengan ...

    firdaus
    thanks TANGGAPAN: sama-sama...

    Kalender

    Nopember 2008
    S S R K J S M
    « Okt    
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930