Nggak tau kenapa hari ini nggak bisa mikir… ups.. bukannya otak tidak bisa untuk berfikir, tapi kalau untuk memikirkan pelajaran kuliah nggak nyambung – nyambung. Ibaratnya seperti di ulang lima kali baru nyantol. Tapi anehnya kalau untuk belajar yang laen, seperti pelajaran komputer cepet banget nyantolnya. Perlu banyak berdzikir kali…

Nah dari pada bengong tidak ada kerjaan, akhirnya ke lantai 3 kost – kostan yang biasanya kalau siang hari dipakai tempat jemuran. Karena tempatnya lumayan lebar dan berlantai cor – coran kadang dipakai untuk bakar – bakar jagung atau buat gergaji – gergaji kerjaannya teman jurusan desain produk. Tempatnyapun sejajar dengan ujung gentheng. Duduk diatas gentheng, menerawang jauh ke awan yang terlihat hanya bintang – bintang tanpa rembulan. Karena sudah tanggal – tanggal tua kalender Hijrah. Sesekali pesawat terbang semacam Lion Air, hely kecil, hilir mudik datang dan pergi dari Bandara Juanda.

Guitar yang kubawa kupetik perlahan…, Teringat beberapa waktu yang lalu pernah membuat sebuah lagu yang temanya adalah rasa kebersamaam antar saudara seislam atau ukhuwah islamiah. Untuk mengingati semua saudara – saudara yang sering bertemu dan berpisah kapan saja. Karena aku teringat dulu saat SMU saat masih semangat – semgatnya he.. he.. he.., mengikuti Try Out UMPTN di Kabupaten Tulungangung tepatnya di Gedung Tri Dharma. Nah sehabis try out ketemu sama orang yang dahinya hitam, berjenggot tipis, senyumnya manis, menyapa lantas kenalan. Rasanya seperti teman lama saja. Ngobrol sana, ngobrol sini pokoknya akrab banget. Ada saja tema yang dibicarakan, sampai – sampai pulangnyapun diantar memakai sepeda motor, boncengan bertiga lagi, karena jarak dari tempat Try out ke terminal lumayan jauh. Apa nggak nekat banget? Saat itu kelihatan lah, mana teman yang enak diajak ngobrol dan mana yang bukan… wajahnya cuerah.. (jadi senyum sendiri nich). Tapi setelah di Surabaya ini, jadi sulit membedakan mana teman yang baik dan yang tidak… (.. hiks… :) . Kadang wajahnya cerah tapi ada muanya juga ha.. ha.. ha.. :)

Kemana ya temanku yang dulu itu? Namanya juga sudah lupa he.. he.. he.. Ketemu cuman sekali habis itu tidak ketemu lagi. Tapi lagu yang mau bertema ukhuwah itu tadi malah tidak jadi – jadi. Padahal dulunya sudah setengah jadi. Ya sudah tak biarkan hatiku bernyanyi… Lho yang jadi malah lagu seperti ini….
=============================
[01] Judul : Bahagia Selamanya
[02] Created : 15/06/04
[03] by: Agus Waluyo
[04]
[05]
[06] Sesejuk embun pagi terasa di hati melihat senyummu (oh ….)
[07]
[08] Sehangat sang mentari terbit pagi hari lembutnya adabmu (hu.. hu..)
[09]
[10] [11] Ku ingin bersamamu menggapai hari nan indah kan bersama (setiap masa)
[12]
[13] Mengarungi manisnya, pahit, dan getirnya kehidupan ini
[14]
[15]
[16] Bersyukur ku hanya kepada-Mu Illahi
[17]
[18] Segala asa berbuah bahagia..
[19]
[20]
[21] Kurasakan…
[22]
[23] Kehadiranmu mampu menumbuhkan semangat hidupku
[24]
[25] Keikhlasan..
[26]
[27] Yang kau ajarkan menambah kecintaan.
[28]
[29]
[30] Kini kita bersama smoga bahagia selama – lamanya…
=============================
nb:

nomor [06] diisi nama istri/suaminya :) yang belum nikah tak boleh diisi.. :)

Ya.. kalau jadinya seperti ini mending untuk kado pernikahan siapa saja yang baru menikah atau akan menyelenggarkan pernikahan. Kalau antum baru menikah atau akan menikah, terus berkunjung ke my site anggap saja lagu itu adalah kado terindah dari saya.. 

Yang baru menikah siapa ya? Oh iya Pak Amak sama Mbak Uun, kan baru dirayakan nikahannya? Maaf nich Pak Amak dan Mbak Uun tidak sempat hadir. habis temannya motoran semua.. tak ada boncengan? Turut Ndoakan saja ya? Smoga bahagia selama – lamanya… Kalau di rumah istri kasih kabar, ntar kalau main ke bibi tak mampir >> :) .

Mengenai syair lagunya seperti apa.. tunggu saja. Kapan – kapan cek di Kreativitas, karena aku tak bisa not balok, bisanya cuman sedikit mainin guitar, ya biar tahu tentunyya mesti merekam suara sendiri… bukannya aku ingin menunjukkan suara parauku.. cuman biar antum semua bisa menyanyikan lagu ini.. Sebagai kado terindah bukan ?

Surabaya, 15/06/04