menebar SENYUM merajut UKHUWAH
17 Jun
Dari balik jendela seorang adhik kecil berumur 4 tahunan berteriak - teriak keras memanggil namaku.. Mas Agus !!! Mas Agus!!! Mas Agus!!!. Walaupun aku mendekati dan menyapanya, teriakan itu tidak akan pernah berhenti. Teriakan itu baru berhenti kalau aku sudah keluar dari tempat kost atau jika dalam tas ada beberapa permen yang sempat tak kasihkan.
Muhammad Naf’an Abdillah, begitulah nama adik kecil itu, dan sering di panggil dik Aan. Dengan terbata - bata dia akan menyebutkan nama lengkapnya jika diminta. Dia adalah putra ke empat Bapak tempatku numpang kost. Anaknya lumayan baik, tiap kali naik ke lantai 2 tempat kost, pulangnya selalu minta cium tangan sama semua anak kost. Perawakannya sedang tapi agak gemuk dan kelihatan sehat. Suaranya parau, rambunya ikal tetapi matanya bulat bak bola ping pong baru, yaitu bola yang putih bersih. Tatapan mata penuh keteduhn. Tatapan mata itu seolah - olah pencerminan mata yang belum mengenal kemaksiatan. Belum pernah melihat pop up - pop up tak benar yang tidak sedikit muncul di internet, belum pernah melihat adegan - adegan maksiat di pinggir - pinggir jalan, di koran - koran dan poster - poster 17 plus di atap gedung Bioskop. Barangkali seperti itu dan akan terus seperti itu tatapan mata yang belum mengenal ganasnya dunia ini.
Minggu kemarin aku baru saja menyelesaikan sebuah cerpen lama yang belum pernah tak sentuh. Judulnya Mbak Ipungku Sayang, yang berada dalam kumpulan Cerpen “Seperti Ombak” karangan Sdr. Asri Widiarti.
Bercerita tentang buku harian seorang tokoh perempuan SMU yang dipanggil “Yi” Singkat ceritanya Yi itu sering di “syirikin” sama Kakaknya yang akhwat. Nah pada suatu ketika Mbaknya ini mau nikahan dengan seorang ikhwah yang bersih, berwibawa, dan matanya bening bersinar - sinar. Cowoknya si “Yi” kalah kece katanya. Nah disini diceritakan kalau yang kece itu adalah yang matanya bersinar - sinar hmmm kali saja yang seperti tatapan mata dik Aan…
Bandingkan dengan contoh berikut. Pilih seorang artis atau aktor papan atas yang anda ketahui paling memiliki track record kemaksiatan banyak. Tatapan matanyapun bening. Matanya indah bak bola ping pong juga. Tetapi ada yang kurang, tatapan matanya tidak memancarkan kesejukan, keteduhan, tidak menyiratkan ketenangan. Hanya mata indah biasa, tidak bersinar? Sebenarnya apa ya yang membedakan?
Barangkali pertautan antara hati dan mata sangat dekat. Kalau istilah yang sering muncul yaitu “dari mata turun ke hati”, tetapi yang ini kelihatannya terbalik “dari hati naik ke mata”. Jika hati kita baik tentu matapun akan teratur, tidak sembarang memandang, sehingga didapatkan output tatapan mata yang menggambarkan kebaikan pula, orang sekitar memandang akan menemukan perasaan teduh dan nyaman.
Saya perhatikan rata - rata tatapan mata anak kecil cenderung menyenangkan dibandingkan tatapan mata orang dewasa. Jadi siapa tahu dengan mulai sedikit demi sedikit menata hati tatapan mata kita bisa membuat teduh dan nyaman orang sekitar. Bisa berpengaruh tidak ya dengan putihnya mata? Tetapi saya rasakan mata yang putih bersih dan bersinar akan membawakan kesejukan pula.
Sebelum tulisan ini saya upload sempat berkaca dan melihat tatapan mata dalam cermin? Walah… merah semua, buram dan tak bersinar..
Pasti nich banyak maksiat !!! (ups) Enak saja.. sudah berjam - jam di depan komputer nich? Ya.. barangkali perlu obat tetes mata biar bisa putih dan bersinar kembali ha.. ha.. ha..
Sekedar mengingatkan khususnya buat saya pribadi dan antum semua….
“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” (Al-A’raff:179)
Surabaya, 17/06/04, pukul 18:12, sehabis sholat magrib.
*) Mata indah bola ping pong adalah lagunya Iwan Fals, lagu kesukaan tetangga sebelah. Kalau tidak saya tulis saya khawatir urusannya bisa seperti kasus hak cipta Arjuna Mencari Cinta-nya Dewa …
17 Jun
Nggak tau kenapa hari ini nggak bisa mikir… ups.. bukannya otak tidak bisa untuk berfikir, tapi kalau untuk memikirkan pelajaran kuliah nggak nyambung - nyambung. Ibaratnya seperti di ulang lima kali baru nyantol. Tapi anehnya kalau untuk belajar yang laen, seperti pelajaran komputer cepet banget nyantolnya. Perlu banyak berdzikir kali…
Nah dari pada bengong tidak ada kerjaan, akhirnya ke lantai 3 kost - kostan yang biasanya kalau siang hari dipakai tempat jemuran. Karena tempatnya lumayan lebar dan berlantai cor - coran kadang dipakai untuk bakar - bakar jagung atau buat gergaji - gergaji kerjaannya teman jurusan desain produk. Tempatnyapun sejajar dengan ujung gentheng. Duduk diatas gentheng, menerawang jauh ke awan yang terlihat hanya bintang - bintang tanpa rembulan. Karena sudah tanggal - tanggal tua kalender Hijrah. Sesekali pesawat terbang semacam Lion Air, hely kecil, hilir mudik datang dan pergi dari Bandara Juanda.
Guitar yang kubawa kupetik perlahan…, Teringat beberapa waktu yang lalu pernah membuat sebuah lagu yang temanya adalah rasa kebersamaam antar saudara seislam atau ukhuwah islamiah. Untuk mengingati semua saudara - saudara yang sering bertemu dan berpisah kapan saja. Karena aku teringat dulu saat SMU saat masih semangat - semgatnya he.. he.. he.., mengikuti Try Out UMPTN di Kabupaten Tulungangung tepatnya di Gedung Tri Dharma. Nah sehabis try out ketemu sama orang yang dahinya hitam, berjenggot tipis, senyumnya manis, menyapa lantas kenalan. Rasanya seperti teman lama saja. Ngobrol sana, ngobrol sini pokoknya akrab banget. Ada saja tema yang dibicarakan, sampai - sampai pulangnyapun diantar memakai sepeda motor, boncengan bertiga lagi, karena jarak dari tempat Try out ke terminal lumayan jauh. Apa nggak nekat banget? Saat itu kelihatan lah, mana teman yang enak diajak ngobrol dan mana yang bukan… wajahnya cuerah.. (jadi senyum sendiri nich). Tapi setelah di Surabaya ini, jadi sulit membedakan mana teman yang baik dan yang tidak… (.. hiks… :). Kadang wajahnya cerah tapi ada muanya juga ha.. ha.. ha..
Kemana ya temanku yang dulu itu? Namanya juga sudah lupa he.. he.. he.. Ketemu cuman sekali habis itu tidak ketemu lagi. Tapi lagu yang mau bertema ukhuwah itu tadi malah tidak jadi - jadi. Padahal dulunya sudah setengah jadi. Ya sudah tak biarkan hatiku bernyanyi… Lho yang jadi malah lagu seperti ini….
=============================
[01] Judul : Bahagia Selamanya
[02] Created : 15/06/04
[03] by: Agus Waluyo
[04]
[05]
[06] Sesejuk embun pagi terasa di hati melihat senyummu (oh ….)
[07]
[08] Sehangat sang mentari terbit pagi hari lembutnya adabmu (hu.. hu..)
[09]
[10] [11] Ku ingin bersamamu menggapai hari nan indah kan bersama (setiap masa)
[12]
[13] Mengarungi manisnya, pahit, dan getirnya kehidupan ini
[14]
[15]
[16] Bersyukur ku hanya kepada-Mu Illahi
[17]
[18] Segala asa berbuah bahagia..
[19]
[20]
[21] Kurasakan…
[22]
[23] Kehadiranmu mampu menumbuhkan semangat hidupku
[24]
[25] Keikhlasan..
[26]
[27] Yang kau ajarkan menambah kecintaan.
[28]
[29]
[30] Kini kita bersama smoga bahagia selama - lamanya…
=============================
nb:
nomor [06] diisi nama istri/suaminya
yang belum nikah tak boleh diisi..
Ya.. kalau jadinya seperti ini mending untuk kado pernikahan siapa saja yang baru menikah atau akan menyelenggarkan pernikahan. Kalau antum baru menikah atau akan menikah, terus berkunjung ke my site anggap saja lagu itu adalah kado terindah dari saya..
Yang baru menikah siapa ya? Oh iya Pak Amak sama Mbak Uun, kan baru dirayakan nikahannya? Maaf nich Pak Amak dan Mbak Uun tidak sempat hadir. habis temannya motoran semua.. tak ada boncengan? Turut Ndoakan saja ya? Smoga bahagia selama - lamanya… Kalau di rumah istri kasih kabar, ntar kalau main ke bibi tak mampir >> :).
Mengenai syair lagunya seperti apa.. tunggu saja. Kapan - kapan cek di Kreativitas, karena aku tak bisa not balok, bisanya cuman sedikit mainin guitar, ya biar tahu tentunyya mesti merekam suara sendiri… bukannya aku ingin menunjukkan suara parauku.. cuman biar antum semua bisa menyanyikan lagu ini.. Sebagai kado terindah bukan ?
Surabaya, 15/06/04
17 Jun
Waktu awal - awal kuliah aku sering kali menulis sebuah kalimat “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang”. Biasanya aku tulis sewaktu saling tukar tanda tangan dan pesan, sewaktu saling memberikan pesan di akhir sebuah pelatihan, dan setiap kali mengisi kolom nasehat. Kalimat tersebut adalah sebuah nukilan surat Ar-Rad ayat 28 yang secara lengkap artinya “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” Ayat inilah yang dulu menancap erat dalam kalbuku. Bagaimana tidak untuk menghadapi Ebtanas dan UMPTN diperlukan ketenangan hati dan fikiran. Dan aku bersyukur banget dengan kemampuan yang serba pas - pasan akhrinya bisa merasakan manis, pahit, dan getirnya bangku kuliah. Namun seiring perjalanan waktu, seiring kesibukan yang tiada kunjung habis, seiring pergulatan tuntutan duniawi, seakan - akan tulisan tersebut hampir terlupakan dalam kalbuku.
Aku teringat bahwa aku sering menulis tulisan itu beberapa tahun yang lalu tatkala sore ini ingin sekali tangaku mengetik. Pun tiada ide yang lewat. Entah dari mana inspirasi itu datangnya, tanganku meraih terjemah Al Quran dan membuka sebuah halaman. Mataku tertuju pada Surat Al Munafiqun ayat 9 : “Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi”
Sepertinya kalau harta, dan anak - anak aku belum ada. Hartaku hanya sebuah PC dengan lancard pinjaman yang menancap di kampus, dan beberapa rupiah yang cukup untuk bertahan satu bulan. Anak - anakpun tidak ada. Tetapi rasa - rasanya benar juga. Hartaku yang hanya sebuah PC sering kali melupakanku dari mengingat-Nya. Jika sudah beraktivitas di depan Komputer rasanya sudah tidak ada aktivitas lainnya. Komputer benar - benar saya rasakan sebagai “surga-nya” dunia. Lebih - lebih dengan adanya lancard yang menancap, rasanya dunia sudah berada dalam genggaman. Karena senangnya sama internet dan komputer serta hampir tidak bisa dipisahkan darinya, sampai - samapi bibiku menyebut-nya sebagai teman kencan.. :), Sepertinya dalam komputer itu memang tak habis - habis isinya. Cerita, nasehat, permainan, ilmu pengetahuan, hiburan semuanya tersedia, belum lagi fasilitas chatting dan browsing, yang membuat jarak menjadi dekat. Bahkan pernah pula gara - gara asyik di depan komputer membaca - baca e-book, sholatpun sampai keteteran. Ya.. Robbi semoga pintu keampunan-Mu terbuka Selalu…
Namun aku merasakan memang benar adanya, mengingat Allah bisa mengobati hati, menjernihkan fikiran. Pernah suatu ketika perasaan resah selalu saja menghantui, karena sesuatu yang entah mengapa, Al Matsurat-pun telah selesai kubaca bersama artinya, tetapi rasa bingung, sumpek, tetap menghinggap. Perlahan - lahan ku baca tasbih, tahmid, sholawat, dan takbir berkali - kali akhirnya hatipun bisa dikondisikan, bisa dikendalikan. Sering pula tatakala mau tidur bacaan - bacaan tersebut diulang - ulang maka tidurpun menjadi nyaman. Hampir tidak ingat apa - apa.
Tetapi hati manusia siapa yang tahu. Sehari bisa baik hari esoknya amburadul kembali. Mengutip nasyid Raihan “pagi kuingat petang kualfa begitulah silih berganti”. Tetapi memperbaiki kualitas diri adalah salah satu keinginan yang harus diwujudkan.
Ya Allah, semoga Engkau memberikan kekuatan dan kesabaran terhadap hamba-Mu dalam menapaki hidup ini, dan memberikan keampunan atas kesalahan - kesalahan serba sama yang selalu kuperbuat berulang - ulang.
Surabaya, 13/06/04 pukul 1:54
17 Jun
Dewasa ini semakin banyak program - program yang meminta dijalankan under CD. Sebagai contoh program - program game meminta anda menjalankan program utamanya dari CD. Untuk software selain game, The Holly Quran meminta anda untuk menjalankannya Via CD juga. Sangat disayangkan memang, karena lama - kelamaan CD anda akan rusak. Lebih - lebih semacam The Holly Quran barangkali menuntut anda untuk selalu mendengarkannya. Kalaupun kita mengkopi seluruh isi CD kedalam Hardisk adalah sia - sia belaka, karena software utama tidak akan mau membaca data dalam hardisk tersebut. Mau tidak mau program tersebut harus selalu berada di dalam Cd.
Disinilah Virtual CD berperan. Virtual CD membentuk sebuah drive yang terbaca oleh Komputer sebagai CD-Room, padahal CD Roomnya sendiri tidak ada. Sehingga jika anda menginstall software Virtual CD, dalam Komputer anda akan bertambah satu lagi drive CD-Room. Hanya saja DiamondTool Virtual CD ini cuma mampu membaca file image CD. File ini biasanya digunakan untuk di burning melalui CDRW. Maka untuk mengaktifkan Virtual CD anda harus menginstall sebuah software CD Burning guna membuat image CD.
Langkah - langkah membuat Virtual CD adalah sebagai berikut.
1. Downlaod software untuk memburning CD, sebagai contohnya adalah Clone CD di http://www.elby.org atau Nero Burning, program burning yang cukup terkenal, atau program apa saja yang bisa membuat image CD. Lantas install software tersebut.
2. Buatlah image Cd, kalau belum bisa membuat image CD baca manual dari software tersebut, karena tiap - tiap software berbeda cara pembuatannya. Semacam Clone Cd maka dia hanya bisa membuat image dari kepingan CD, sedangkan Nero dia mampu membuat image dari file yang ada di dalam hardisk.
3. Downlaod DiamondTools (freeware for individual non comersial) dari http://www.daemon-tools.cc, kemudian install dan runing program tersebut. Sebuah icon yang berada di try icon akan muncul. Klik icon tersebut dan mount CD image yang telah anda buat sebelumnya dengan mem-browse-nya. Maka Virtual CD tersebut sudah bisa anda gunakan.
Semoga bermanfaat.
Software yang harus di downlaod :
1. Clone CD di http://www.elby.org (trial, > 2 Mb) atau atau bisa juga software burning lain yang mampu mebuat image CD. Jika ingin yang ukurannya kecil dan freeware cari saja dengan google. Ada tersedia banyak.
2. Diamond Tools di http://www.daemon-tools.cc
17 Jun
Multiple Desktop merupakan salah satu fasilitas yang ditawarakan GUI Linux. Yaitu terdapat banyak desktop dalam environmentnya, yang pernah saya ketahui KDE memiliki 16 desktop, ICE Wm 4 Desktop dan lain - lain. Bagaimana Dengan Windows ? Kalau dulu di Windows hanya terdapat sebuah Desktop, kini tidak lagi. Mungkin karena multiple desktop dirasakan lebih mempermudah pekerjaan, Power Toys sebuah utility freeware keluaran Microsoft telah menyediakan fasilitas 4 Desktop, sayangnya hanya bekerja pada Windows XP.
Sedangkan untuk Windows 98 dan lainnya tak usah berkecil hati, http://www.hexagora.com telah menyediakan Freeware sendiri. Software ini lumayan kecil dibundle dalam sebuah file executable yang di zip dan berukuran 1.258 kb, tinggal ekstrak, double klik file exe-nya, ikuti petunjuk yang ada, restrat komuter, dan runing Enhanced Virtual Desktop. Maka dalam Windows 98 anda akan terdapat 9 Desktop.
Icon 9 desktopnya berada pada tryicon, serta menu - menunya akan muncul dengan mengklik kanan icon tersebut. Klik kiri hanya berfungsi sebagai next dan previous desktop. Sehingga kini anda bisa bekerja dalam banyak desktop. Sebagai cotohnya Desktop 1 untuk berselancar internet. Desktop 2 untuk messenger, Desktop 3 untuk Game dan sebagainya. Tedapat juga auto runing-nya jika anda ingin mengaktifkan program secara otomatis.
Walaupun Enhanced Virtual Desktop ini memiliki 9 Desktop, namun anda akan menjumpai sebuah Walpaper saja, dan dengan icon yang berada pada tryicon, mempersulit anda mengetehaui dalam desktop mana saja aplikasi program lainnya di runing. Proses pemindahan aplikasi program antar desktopun agak berbelit - belit. Sebagai contoh anda ingin memindahkan program winamp dari desktop 1 ke desktop 3 maka anda harus ke mengklik kanan di tryicon, dan mencari menu Move To untuk dihadapkan pada sebuah jendela move to terlebih dahulu.
Kunjungi http://www.hexagora.com jika anda tertarik dengan software ini.
Komentar Terakhir